Wednesday, December 14, 2016

Jadi 'Korban' Tren Mannequin Challenge, Intip Kocaknya Owi/Butet cs Mendadak Jadi Patung

Mannequin Challenge, video tantangan yang sedang tren di media sosial ini menjadi viral setelah salah seorang siswa di Florida, Amerika Serikat dengan iseng mengunggah video aksi mematungnya bersama teman-teman sekelas. Video tersebut diunggah pertama kali lewat Twitter. Layaknya mannequin yang biasanya diletakkan di window display toko baju, orang-orang yang ada dalam video tantangan ini pun dituntut untuk freezing beberapa saat dengan pose tertentu sesuai dengan konsep mannequin challenge yang diusung. 

Di Indonesia, virus mannequin challenge ternyata tidak hanya menghinggapi kalangan selebriti. Video tantangan yang biasanya menggunakan lagu berjudul "Black Beatles" sebagai backsound ini sepertinya juga berhasil membuat para atlet bulutangkis tanah air dibikin penasaran untuk menjajalnya. 



Sumber Foto: IG @natsirliliyana


Sunday, December 4, 2016

"Me Before You" dan Dignitas, Pemicu Maraknya "Wisata Bunuh Diri" di Swiss?

Sumber Foto: www.catholicherald.co.uk


وَلا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” (QS. An Nisa’: 29).


Saturday, November 12, 2016

Travelio.com Tawarkan Tiga Keuntungan Sekaligus untuk Akomodasi Perjalanan Kalian, Apa Saja?

Satu hal yang selalu menjadi momok menakutkan bagi mahasiswa tingkat akhir apa lagi kalau bukan PENELITIAN!!! Kalau ada dari kalian yang saat ini sedang mengerjakan skripsi atau tesis, berarti kita senasiiiiib. 

Saya adalah mahasiswa pascasarjana di salah satu perguruan tinggi di Kota Yogyakarta. Saat ini, saya sedang harap-harap cemas karena kurang dari seminggu lagi akan menghadapi Ujian Seminar Proposal Tesis. Nah, setelah ujian proposal berakhir, perjalanan panjang justru baru akan dimulai. 

Di jurusan saya Ilmu Komunikasi, penelitian untuk tugas akhir bisa dilakukan dengan analisis teks (ex: berita, film, iklan) atau terjun langsung ke lapangan. Untuk penelitian saya kali ini, saya memilih untuk terjun langsung ke salah satu instansi pemerintah daerah di Bandung. Nggak cuma saya, teman-teman satu angkatan juga banyak yang memilih penelitian lapangan demi gelar Master of Arts. Ada yang ke Jakarta, ada yang ke Riau, sampai ada juga yang harus terbang jauh ke Toraja. 

Memilih untuk melakukan penelitian di luar Kota Jogja sebenarnya ada plus minusnya.  Bagi yang suka traveling, penelitian justru dijadikan kesempatan untuk sekalian liburan, karena nggak mungkin dong setiap hari ngerjain tesis melulu. Tapi bagian ribetnya adalah mengurus soal perizinan. Teman-teman yang berpengalaman melakukan penelitian di luar kota/provinsi pasti sudah sangat akrab dengan BANKESBANGPOL (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik), salah satu organisasi perangkat daerah yang juga mengurusi rekomendasi penelitian bagi para mahasiswa. 

Misalnya saya nih, karena berasal dari perguruan tinggi di Provinsi D.I.Y dan akan melakukan penelitian di Kota Bandung yang ada di Provinsi Jawa Barat, maka wajib hukumnya untuk meminta rekomendasi penelitian dari Bankesbangpol D.I.Y untuk diserahkan kepada Bankesbangpol Jawa Barat yang akan menerbitkan surat rekomendasi penelitian saya. Ini yang saya bilang perjalanan panjang, karena sebelum melakukan penelitian ke Bandung, saya pun harus ke sana untuk mengurus perizinan.

Meski beberapa Bankesbangpol di setiap daerah menawarkan one day service dalam menerbitkan surat rekomendasi penelitian bagi mahasiswa, tapi kalau harus ke Bandung, Jakarta, atau bahkan Riau dan Toraja dari Jogja nggak mungkin cuma butuh waktu sehari dong. Itu artinya, kita harus stay di kota tujuan untuk beberapa hari. Karena ini bukan untuk liburan, menyewa jasa travel agent untuk menjamin akomodasi selama di luar kota tentu bukan pilihan yang tepat. 

Tapi nggak perlu khawatir, dalam postingan ini saya menawarkan sebuah solusi untuk teman-teman senasib seperjuangaaan!!! Sudah pernah dengar atau mengunjungi situs travelio.com sebelumnya? Ini adalah sebuah situs penyewaan apartemen, rumah, villa secara harian/bulanan dengan inventori di lebih dari 12.000 properti yang tersebar di berbagai kota/negara di wilayah Asia-Pasifik.







Monday, November 7, 2016

Potret Pendidikan di Kaltara, Sinergi Positif Antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat untuk Provinsi Termuda Indonesia

 
Sumber Foto: Documentary NET

"Awalnya itu tidak diterima sama orang tuanya, biar saja di situ, saya takut kalau umpanya anak saya digigit ular, karena ini jauh ke sini 4km."

Begitulah ketika Suraidah berkisah tentang perjuangannya mengupayakan akses pendidikan untuk anak-anak Indonesia di luar batas negara. Wanita berusia 62 tahun tersebut adalah guru merangkap kepala sekolah di Sekolah Tapal Batas yang didirikannya di Desa Sungai Limau, Kecamatan Sebatik Tengah, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. 

Thursday, November 3, 2016

5 Idol K-Pop ini Dilirik Karena Jago Main Alat Musik

Credit to Owners

Kalau ngomongin industri hiburan Korea, semua orang nggak bisa lepas dari yang namanya K-Pop. Setuju atau nggak, menurut saya jenis musik ini nggak cuma unik, tapi juga identik dengan visual image dan physical attraction

Melalui K-Pop, penikmat musik jadi makin akrab dengan berbagai istilah baru seperti idol group, lead vocalist, face of dan dancing machine. Karena istilah-istilah inilah, saya jadi menarik kesimpulan bahwa menjadi idol di Korea, terutama di industri musiknya, nggak melulu menuntut seseorang harus punya suara yang merdu atau minimal enak didengerin. Karena cukup dengan memiliki wajah yang rupawan dan pinter ngedance, siapa pun sudah cukup komersial untuk diorbitkan menjadi seorang idol. 

Mungkin itu juga alasan kenapa di Korea idol groupnya lebih populer dibandingkan solo artist. Menikmati musik K-Pop yang dibawakan idol group sama seperti menikmati menu hidangan yang komplit, mulai dari appetizer, main course higga dessert. Ada yang suaranya bagus, ada yang cantik dan seksi, ada yang tampan, ada yang warna dan model rambutnya keren, ada yang ngerap dan ngedancenya jago banget, pokoknya full package deh

Nah, satu lagi nilai plus yang biasanya bikin idol K-Pop digilai banyak penggemar. Ada dua sih sebenernya. Selain punya selera fashion yang bagus, biasanya idol K-Pop yang punya banyak bias adalah mereka yang juga jago mainin salah satu instrumen musik. Bahkan nggak jarang kemampuan tersebut juga mereka tunjukkan dalam music video, baik ketika menyanyi solo maupun dengan grup masing-masing. 

Sunday, October 30, 2016

Liburan Tanpa Panik: Cukup Sekali Klik, Travellin Bisa Jadi Solusi Happy

Masih suka pada baper nggak kalau ingat adegan demi adegan antara Cinta dan Rangga di film "AADC 2"? Seharian bernostalgia di Yogyakarta, dari pagi sampai ketemu pagi lagi. Mengunjungi berbagai destinasi yang jadi ikonik Kota Gudeg sambil sesekali mengingat-ingat masa lalu. 

Dari semua scene yang ada dalam film tersebut, ada salah satu adegan yang paling membekas banget dalam ingatan saya sebagai travel addict. Sebelum Cinta dan Rangga mendaki Punthuk Setumbu, mereka berdua sempat terlibat obrolan panjang tentang perbedaan antara orang yang sedang liburan dengan orang yang sedang traveling. Emang beda? Menurut Rangga sih iya. 

Kalau orang yang sedang liburan, kebanyakan mereka bikin jadwal yang pasti. Pergi dan tinggalnya di tempat yang nyaman, terus ke tempat-tempat yang bagus buat foto-foto. Kalau suka traveling, kita harus lebih spontan, lebih berani mengambil risiko, siap dengan segala kemungkinan-kemungkinan. Yang harus dinikmati itu justru proses perjalanannya. Kata Rangga begitu, yang penting the journey not the destination.

Saya pun akhirnya menyimpulkan bahwa ada dua tipe orang yang berencana melakukan sebuah perjalanan untuk berlibur, ada yang dengan persiapan matang tapi ada juga yang memilih untuk lebih spontan. Saya sendiri bisa termasuk keduanya, kadang masih suka bergantung pada travel agent yang menawarkan kemudahan transportasi dan akomodasi lengkap dengan tour guidenya, sehingga lebih menjamin kenyamanan selama melakukan perjalanan. Tapi, sesekali juga masih penasaran dengan sensasi bepergian ketika menjadi seorang backpacker. Kalau kalian termasuk yang mana? 

Mau liburan atau traveling sebenarnya sama aja, keduanya tetap tidak menghilangkan esensi dari melakukan sebuah perjalanan, yakni untuk melepas penat sambil menghabiskan waktu dengan orang-orang terdekat, bertemu dengan orang-orang baru serta merasakan pengalaman-pengalaman seru. Tapi yang perlu dicatat, kenyamanan yang diperoleh dari liburan dan kepuasan yang didapat dari traveling, bisa sewaktu-waktu hilang jika kita tidak mempertimbangkan soal kesehatan dan keselamatan serta hal-hal tak terduga lainnya. Orang-orang yang suka traveling boleh aja siap dengan segala risiko yang ada, tapi itu nggak berarti mereka begitu saja mengabaikan soal keselamatan dan kenyamanan lho.

Solusi untuk mendapatkan pengalaman melakukan sebuah perjalanan yang aman sekaligus nyaman, akhirnya saya dapatkan setelah mengunjungi website Travellin, sebuah situs asuransi perjalanan berbasis online yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat modern yang hidup di era serba digital. Just one click away! 



Saturday, October 29, 2016

Enjoy Your Summer in Brisbane, Pacu Adrenalin di Story Bridge dan Santap Sambal Shalom Khas Indonesia



Beberapa waktu lalu, pusat Kota Brisbane mendadak berubah menjadi Kota New York. Ribuan orang terlihat memadati jalanan antara Margaret dan Albert St untuk menyaksikan kota mereka yang dalam sekejap telah disulap menjadi kota berjulukan The Big Apple. Tampak Chris Hemsworth dan Tom Hiddlestone di sana. Rupanya, pemeran Thor dan Loki tersebut tengah melakukan proses syuting sekuel teranyar Thor bertajuk "Thor: Ragnarok" yang baru akan dirilis November 2017 mendatang. 


Sumber Foto: ABC News, Patrick William

Thursday, October 27, 2016

Sang Gajah, Seniman yang Penuh Filosofi dan Rendah Hati

A photo posted by Tulus (@tulusm) on


Tulus dan musiknya yang antimainstream selalu berhasil menghibur dan menginspirasi pendengarnya. Lirik-lirik lagunya yang tak biasa namun tetap bisa dicerna, menjadikan Tulus pilihan kedua yang pertama.

Thursday, October 20, 2016

Membaca Peluang "Surat dari Praha" Masuk Nominasi Academy Awards 2017

Sumber: movie.co.id

Intinya, film ini mau cerita serius tentang politik dengan cara yang humanis melalui kisah cinta Jaya dan Sulastri. Nah, sebagai bridging yang menyatukan keduanya, dipilihlah empat lagu karya Glen Fredly yang menjadi scoring untuk film ini. 

Sunday, October 16, 2016

"Me Before You", Tear Jerking or Happy Ending?


Sumber Foto: imdb.com

If you have sincerity of love to someone, it doesn’t mean you wont ever lose him/herIf you really love someone, it doesn’t mean you deserve to make him/her to stay beside you.

Friday, August 26, 2016

Tentang Musa, Owi/Butet dan Rio Haryanto

Musa La Ode Abu Hanafi sebenarnya tak butuh disebut sebagai pahlawan, tak butuh namanya dielu-elukan media, tak butuh bonus-bonus materi bernilai miliaran rupiah, tak butuh apresiasi masyarakat apalagi negara, karena sebagai seseorang yang dekat dan mengenal Tuhan, serta menghafal firman-firman-Nya, Musa tak lagi butuh hal-hal yang bersifat keduniawian seperti itu meski usianya yang saat ini baru menginjak 8 tahun. 

Wednesday, August 17, 2016

Kado Manis dari Riocentro untuk HUT RI ke 71

 
Momentum hari kemerdekaan dan keberhasilan wakil Indonesia di ajang Olimpiade hari ini, menjadi sebuah refleksi bagi diri saya pribadi. Ketika kita belum bisa melakukan hal-hal yang besar untuk negara ini, maka cukup cintai bangsa ini dengan cara-cara yang sederhana. 

Sunday, July 31, 2016

A Melody To Remember: Angel Voices From Orphanage

Sumber: www.koreanfilm.or.kr


         Alunan suara merdu yang dipadu denting piano menjadi tanda bahwa bakat yang dikaruniakan Tuhan kepada anak-anak manusia tak berdosa ini, telah ditakdirkan sebagai penyembuh luka sekaligus harapan akan perdamaian di medan perang. 

Monday, May 30, 2016

"Nyawa dan Harapan" Raisa, Sebuah Refleksi Diri Lewat Musik

Sumber: IG @raisa6690

Lirik pada lagu tersebut juga membuat saya teringat pada sebuah presentasi seorang dosen saat menyampaikan mata kuliah “Kajian Budaya dan Media”. Dalam salah satu slidenya, ada sebuah kalimat “Humanity should be our race, love should be our religion.”

Thursday, May 26, 2016

I Only Have One Reason to Finish Reply 1988

Sumber: IG @ryuniverse328

Dari sekian banyak drama Korea yang pernah saya tonton sejauh ini, saya menemukan karakter seorang laki-laki yang paling mengagumkan di “Reply 1988”. Saya langsung jatuh cinta dengan karakter Sun Woo dalam drama franchise ini. He actually has strong character!

Sunday, May 22, 2016

Belajar dari 'Three Young Guns' Tim Thomas Indonesia 2016

Jojo, Ihsan dan Ginting


 Dari mereka saya belajar bahwa pemuda Indonesia tak perlu takut dan khawatir, apalagi kecewa dengan kegagalan meski dalam perjalanannya nanti hal itu akan terjadi dan kita hadapi berkali-kali, karena kegagalan membuat kita berusaha sekuat tenaga untuk meningkatkan kualitas diri dan membuat kita berani berjuang untuk meraih kemenangan-kemenangan yang tak terhitung di masa depan.