Saturday, October 29, 2016

Enjoy Your Summer in Brisbane, Pacu Adrenalin di Story Bridge dan Santap Sambal Shalom Khas Indonesia



Beberapa waktu lalu, pusat Kota Brisbane mendadak berubah menjadi Kota New York. Ribuan orang terlihat memadati jalanan antara Margaret dan Albert St untuk menyaksikan kota mereka yang dalam sekejap telah disulap menjadi kota berjulukan The Big Apple. Tampak Chris Hemsworth dan Tom Hiddlestone di sana. Rupanya, pemeran Thor dan Loki tersebut tengah melakukan proses syuting sekuel teranyar Thor bertajuk "Thor: Ragnarok" yang baru akan dirilis November 2017 mendatang. 


Sumber Foto: ABC News, Patrick William



Tak dapat dipungkiri, Brisbane memang memiliki daya tarik tersendiri hingga perusahaan film sekelas Marvel Studios memilih ibukota negara bagian Queensland itu menjadi salah satu tempat pengambilan gambar untuk film Superheronya. Namun tidak hanya sebagai setting film, Brisbane yang memiliki iklim subtropis, juga bisa menjadi alternatif destinasi wisata ketika mengunjungi negeri kangguru saat musim panas tiba.

Bagi para penggila travel , Kota Sydney dan Melbourne memang telah menjadi primadona wisatawan mancanegara saat berlibur ke Australia. Namun tidak ada salahnya, memasukkan Brisbane sebagai list destinasi liburan kalian berikutnya. Terutama ketika memasuki liburan musim panas yang biasanya jatuh pada bulan Desember hingga pertengahan Februari. Meski beriklim subtropis dengan musim panas yang lembap dan curah hujan yang tinggi, Brisbane dijamin akan menawarkan sejuta pesonanya yang bakal buat kalian mengurungkan niat untuk berlama-lama di balik selimut. 

Berikut beberapa aktivitas yang bisa mengisi waktu libur kalian saat berada di Brisbane (lengkap dengan beberapa objek wisata serta informasi akses/transportasi menuju lokasi)

1. Bersepeda Menyusuri Sungai dan Memanjat Jembatan Ikonik Brisbane 

Bersepeda menyusuri Brisbane River tidak hanya membuat kondisi tubuh kalian tetap  fit meski sedang berlibur. Karena mata kalian juga akan dimanjakan dengan pemandangan Story Bridge yang menjadi salah satu landmark di Brisbane. Jika ingin menambah sensasi liburan musim panas kalian di sini, bisa dengan mencoba memanjat jembatan ikonik tersebut dan turun dengan tali dari ketinggian 30 meter. Pengalaman ini setara dengan sensasi menaiki wahana-wahana permainan yang dapat memicu adrenalin. Dari atas Story Bridge, wisatawan juga akan disuguhkan pemandangan Glasshouse Mountains yang menakjubkan

Tur di area Brisbane River dan Story Bridge biasanya berangkat dari ujung jembatan di Kangaroo Point, yang dapat dicapai menggunakan bus atau mobil. 
 

Sumber Foto: touristattract.com
  
2. Siapkan Sepatu Boot untuk Hiking di Gunung Coot-Tha

Technically, sebenarnya Brisbane nggak punya gunung. Tapi, salah satu cagar alam paling terkenal di kota ini, mampu menawarkan beragam pengalaman yang hampir serupa bagi para pecandu wisata alam yang gemar mendaki gunung. Coot-Tha sendiri diambil dari bahasa Aborigin yang berarti "tempat madu". Sejak resmi dibuka sebagai Cagar Alam Rekreasi Umum pada 1880 silam, gunung ini telah menjadi destinasi rekreasi outdoor yang paling memikat wisatawan saat datang ke Brisbane. Berada di atas lahan seluas 1500 hektar, cagar alam ini menyediakan fasilitas seperti area piknik dengan sungai-sungai kecil yang mengalir di tepiannya serta puluhan jalur hiking yang dapat dipilih sesuai kemampuan individual wisatawan. Menariknya, wisatawan juga bisa memilih jalur hiking yang akan membawa mereka mencapai air terjun J.C. Slaughter dengan mengikuti arus sungai Itacha. Capek pasti terasa, tapi akan terbayar dengan pemandangan yang indah di sepanjang perjalanan, apalagi ketika wisatawan disuguhkan ukiran-ukiran batu suku Aborigin yang memukau. 

Gunung Coot-tha berjarak hanya 6,5 km dari pusat kota Brisbane. Perlu dicatat, untuk menuju lokasi menggunakan bus masih jarang tersedia. Solusinya, wisatawan bisa menyewa mobil atau menggunakan jasa travel agent


Sumber Foto: queensland.com


3. Pesta BBQ di Taman Fancy Southbank

Belum beranjak dari suasana yang kental dengan nuansa alam, sebuah taman di pusat kota Brisbane menawarkan ragam hiburan yang dijamin dapat melengkapi pengalaman perjalanan wisatawan selama berada di Brisbane. Gimana nggak? Semua hal yang memanjakan wisatawan ada di sini. Mulai dari kawasan untuk belanja souvenir, kafe-kafe untuk bersantap di alam terbuka hingga menikmati pesta BBQ di salah satu sudut area. Southbank bisa dibilang surganya wisatawan. Masih dengan pemandangan sungainya, wisatawan bisa mengawali petualangan mereka dengan mengunjungi Maritime Museum, sebuah dermaga bersejarah yang menjadi saksi bisu pecahnya Perang Dunia II. Ada pula kubah bunga bogenvil yang sangat ikonik di tempat ini. Puncaknya, wisatawan harus mencoba menaiki bianglala untuk dapat melihat pemandangan Brisbane dari ketinggian. Dari atas, terlihat hamparan pepohonan yang rimbun. Sejauh mata memandang, ada sebuah Pagoda Nepal yang bisa mencuri perhatian wisatawan. 

Akses yang paling mudah menuju South Bank adalah dengan transportasi umum, termasuk dengan menggunakan kapal feri. Stasiun Southbank berada di ujung timur, sedangkan halte bus Cultural Centre berada di ujung barat. 

Sumber Foto: expedia.co.id

4. Teruslah ke Arah Barat untuk Menikmati Beragam Pertunjukan Seni di Teater Utama Queensland

Selain memiliki banyak taman dan ruang hijau, Brisbane juga menjadi pusat budaya di Queensland. Banyak pusat kebudayaan berdiri di kota ini, mulai dari museum negara bagian, perusahaan teater, perpustakaan, pusat seni pertunjukan dan dua galeri seni. Pusat seni yang paling fenomenal tentu saja Queensland Performing Arts Center (QPAC). Penikmat pertunjukan musikal Broadway pantang untuk melewatkan tempat yang satu ini. Nggak cuma Broadway, wisatawan juga dipastikan akan terbius dengan suguhan penampilan opera dan balet kelas dunia. Belum cukup? dengarkan pula merdunya simfoni di pusat pertunjukan bergaya modern ini. 

QPAC terletak di Cultural Centre di South Bank, tepat di seberang Jembatan Victoria jika dari arah pusat kota. Kompleks ini dilengkapi area parkir dengan biayanya yang relatif mahal. Wisatawan juga bisa berjalan kaki atau naik transportasi umum. Halte dan stasiun South Brisbane dan Southbank tidak terlalu jauh dari lokasi ini. QPAC buka setiap hari pada malam-malam pertunjukan, kecuali di hari libur nasional.


Sumber Foto: expedia.com

 
5. Khusus bagi Wisatawan yang Membawa Anak-anak,Wisata Fruit Picking di Brisbane bisa Jadi Alternatif


Sumber Foto: brisbanekids.com
Puas jalan-jalan dan menikmati pemandangan, Brisbane juga mengajak wisatawan dan keluarga merasakan sensasi panen buah seperti di kebun pribadi. Di Brisbane, tak sulit menemukan kebun buah Strawberry. Buah dengan nama ilmiah Fragaria ini, memiliki warna serta bentuk dan rasa yang unik, yang tentu membuat anak-anak semakin bersemangat untuk menjajal wisata fruit picking dengan cara yang fun.The Berry Patch merupakan tempat wisata fruit picking yang bisa dikunjungi di Brisbane. Tapi ada baiknya untuk memastikan terlebih dahulu apakah kebun Strawberynya sudah berbuah ya, sebelum memutuskan untuk memasukkan The Berry Patch sebagai salah satu tour destination  kalian di Brisbane. 

The Berry Patch buka dari pukul 9am hingga 5pm dari Senin sampai Sabtu. Di hari minggu tempat wisata ini buka dari pukul 9am hingga 4pm waktu setempat. Dari pusat kota, butuh waktu sekitar 35 menit untuk mencapai lokasi ini dengan mobil. 

%%%

Liburan di Brisbane nggak lengkap rasanya kalau belum menjajal makanan khas kota ini. Untuk menikmatinya, wisatawan bisa berkunjung ke restoran-restoran seperti Gerard's Bistro yang punya hidangan andalan Slow Roasted Wagyu Brisket (semacam sirloin steak). Ada pula The Foraging Quail, salah satu restoran terbaik Queensland yang menawarkan varian wine terbaik dunia. 

Namun jika berbicara soal kuliner khas, di Brisbane bukan nggak mungkin lho untuk menemukan restoran yang menghidangkan masakan asli Indonesia. Shalom Brisbane Indonesian Restaurant pun menjadi salah satu bukti eksistensi kuliner nusantara di mancanegara. Restoran Indonesia di Brisbane ini bahkan punya menu andalan yang menjadi favorit di kalangan wisatawan Asia. Apalagi kalau bukan Fried Steak with Shalom Sauce, yang jadi salah satu primadona di restoran yang berlokasi di Pinelands, Shopping Centre ini. Sambal shalom dengan perasan jeruk limau yang menggugah selera sangat cocok di lidah para wisatawan yang menggemari makanan pedas. 



A photo posted by Shalom Brisbane Restaurant (@shalombrisbane) on


Namanya juga liburan musim panas, makanan yang sudah pasti dicari adalah semua jenis dessert! Tapi tenang, Brisbane surganya makanan pencuci mulut. Beriklim subtropis dengan suhu maksimum rata-rata 30 derajat celcius, nggak heran kalau restoran-restoran yang bertebaran di Brisbane pasti punya signature dessert. Seperti Passion Tree misalnya, rstoran ini punya menu bingsoo yang banyak diposting wisatawan di Instagram setelah mampir dan mencicipi aneka dessert di tempat ini. Please help me welcome *drumb roll.... ini dia Watermelon Bingsoo yang jadi best seller di Passion Tree.




Jadi, apakah kalian tertarik untuk menghabiskan liburan musim panas dengan Wisata ke Australia? Jangan ragu untuk mempertimbangkan Brisbane sebagai salah satu destinasi kalian. Jika masih berpikir dua kali untuk menjadi backpacker, gunakan jasa agensi travel terpercaya untuk menemani perjalanan sekaligus menjamin kenyamanan selama liburan. Untuk mewujudkannya, H.I.S. hadir sebagai  agensi travel asal Jepang yang menyediakan layanan individual maupun group tour dengan tujuan perjalanan domestik maupun internasional. H.I.S. juga menyediakan berbagai produk guna memudahkan wisata kalian.Untuk informasi lebih lanjut klik di sini


No comments:

Post a Comment