Thursday, October 20, 2016

Membaca Peluang "Surat dari Praha" Masuk Nominasi Academy Awards 2017

Sumber: movie.co.id

Intinya, film ini mau cerita serius tentang politik dengan cara yang humanis melalui kisah cinta Jaya dan Sulastri. Nah, sebagai bridging yang menyatukan keduanya, dipilihlah empat lagu karya Glen Fredly yang menjadi scoring untuk film ini. 



Para pecinta film Indonesia sudah pasti bangga jika ada salah satu karya sineas muda terbaik bangsa bisa berhasil meloloskan wakilnya sebagai nominator di ajang penghargaan film internasional paling bergengsi, apa lagi kalau bukan Academy Awards. Namun dari judul beberapa pemberitaan media sejak September lalu, seolah mengesankan bahwa film "Surat dari Praha", garapan sutradara Angga Dwimas Sasongko ini sudah berhasil masuk nominasi Oscars 2017. Faktanya, film yang dibintangi aktor kawakan Tio Pakusadewo ini baru berhasil terpilih mewakili Indonesia untuk diikutkan dalam seleksi Academy Awards ke-89 untuk kategori Best Foreign Language Film. 

Film yang menjadi debut Chicco Jerikho sebagai produser ini dipilih oleh Komite Seleksi dari Perusahaan Film Indonesia (PPFI) yang terdiri dari 13 orang profesional di perfilman Indonesia. Hasil seleksi pun mendapat dukungan penuh dari pemerintah melalui Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).

Bicara soal peluang menjadi nominator di ajang Oscars, menurut saya "Surat dari Praha" tetap punya kans untuk itu. Mengingat film-film yang diikutsertakan di Academy Awards selalu didominasi oleh karya-karya yang mengangkat isu-isu sosial yang menjadi sorotan masyarakat dunia seperti persoalan imigran, LGBT hingga sexual abuse. Sementara kisah film yang juga dibintangi aktris cantik Julie Estelle ini, terinspirasi dari kisah kehidupan para pelajar Indonesia di Praha yang tidak bisa kembali akibat perubahan situasi politik dalam negeri tahun 1966. 

Meski terinspirasi dari konflik dan isu politik, menurut saya "Surat dari Praha" tetap dikemas dengan kisah cinta yang begitu apik. Selain itu, it successfully make me shed a tear! Reaksi ini saya akui terlalu berlebihan, apalagi nangisnya karena salah satu dialog yang diucapkan Jaya (Tio Pakusadewo) pada Laras (Julie Estelle). 

"Saya berjanji dua hal pada Sulastri (Widyawati Sofyan), saya akan mencintainya selamanya dan kembali ke Indonesia untuk menikahinya. Sayangnya, saya hanya bisa menepati yang pertama." (Kurang lebih seperti ini dialognya, saya ingin sekali tuliskan alasannya kenapa bisa sangat berurai air mata ketika mendengar dialog ini, tapi saya sendiri juga nggak tahu kenapa). 

"Surat dari Praha" secara spesifik, memang tidak ingin mengajak kita untuk flashback tentang sejarah politik di Indonesia, tapi lebih kepada bagaimana membuat penonton sepakat bahwa waktu memang merubah banyak hal. Seperti yang Jaya bilang, "Waktu merubah banyak hal, politik berubah, kekuasaan berubah, ilmu pengetahuan berubah, hanya cinta dan musik yang nggak pernah berubah". 

Nonton trailernya di sini:



 


Balik lagi soal seberapa besar peluang film ini bakal masuk nominasi Oscars 2017, kalau saya yang awam ini ditanya pasti jawabannya cukup besar. Tapi itu karena saya menjadi salah satu penonton yang sangat menikmati filmnya, cukup menangkap isi pesannya dan  ikut larut dengan alur ceritanya. Intinya, film ini mau cerita serius tentang politik dengan cara yang humanis melalui kisah cinta Jaya dan Sulastri. Nah, sebagai bridging yang menyatukan keduanya, dipilihlah empat lagu karya Glen Fredly yang menjadi scoring untuk film ini. 

Tapi kalau dilihat dari saingannya, "Surat dari Praha" tentu punya lawan yang berat dari negara-negara lain yang juga mengirimkan karya mereka untuk kategori Best Foreign Language Film di Academy Awards ke-89 nanti. Beberapa review dari media asing bahkan sudah menyebut beberapa jagoan yang akan bertengger sebagai nominator, di antaranya:

  1. "Elle" (Perancis)
  2. "Fire at Sea" (Italia)
  3. "Julieta" (Spanyol)
  4. "The Salesman" (Iran), dan 
  5. "Toni Erdmann" (Jerman), (sumber:indiewire.com)
Sementara di media lainnya (awardscircuit.com), film-film ini juga dinilai cukup berpeluang masuk nominasi:

  1. "Land of Mine" (Denmark)
  2. "Ma'Rosa" (Filipina)
  3. "Stand Storm" (Israel)

Anyway itu baru prediksi, which means apa pun bisa terjadi, karena sesuai dengan pengumuman resmi dari website Academy Awards voting untuk menentukan film-film yang masuk nominasi baru akan dibuka pada 5-13 Januari 2017 mendatang. Sementara untuk para nominasinya akan diumumkan pada 24 Januari 2017. Saya sih optimis "Surat dari Praha" bisa masuk nominasi Academy Awards sesuai dengan doa-doa dari temen-temen media yang ada di beberapa judul artikel mereka. 

No comments:

Post a Comment