Sunday, March 12, 2017

Taklukkan Pasangan Tiongkok, Kevin/Gideon Juara All England 2017


Sumber: republika.co.id

"Semua pemain pasti ingin menang, tapi saya tidak mau berpikir terlalu jauh, yang terpenting setiap di lapangan saya berikan 200%"
Kevin Sanjaya Sukamuljo, usai memenangkan pertandingan semifinal mens doubles All England (11/3).

Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Gideon Fernaldi baru saja mencatatkan sejarah sebagai juara All England 2017 untuk sektor ganda putra. Kemenangan ini merupakan yang pertama kalinya bagi mereka setelah tiga tahun berturut-turut mengikuti turnamen bulutangkis tertua di dunia. 


Debut All England 2015, Kevin/Gideon Langsung Tembus Perempat Final 

Pada 2015 lalu, Kevin/Gideon tampil perdana di Barclaycard Arena, Birmingham dan langsung menembus perempat final. Namun sayangnya, Kevin/Gideon gagal lolos ke babak semifinal ganda putra setelah kalah bertarung rubber game melawan pasangan Denmark, Mads Pieler Kolding/Mads Conrad PetersenMenariknya, baik Kevin maupun Gideon juga bermain rangkap di sektor ganda campuran saat debut di turnamen bergengsi ini. Gideon berpasangan dengan Nitya Krishinda Maheswari, sementara Kevin dipasangkan dengan Greysia Polii

Pencapaian terburuk Kevin/Gideon saat mengikuti All England terjadi di tahun 2016. Fokus bermain di satu partai, Langkah Kevin/Gideon justru terhenti di babak pertama. Mereka tak mampu membendung perlawanan pasangan Tiongkok, Fu Haifeng/Zhang Nan yang saat itu menempati peringkat 3 dunia. 

Kevin/Gideon Tampilkan Performa Terbaik selama All England 2017

Dua tahun berselang, Kevin/Gideon menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang bertarung di final All England. Perjalanan mereka melenggang ke babak final pun terbilang cukup berat. Di babak pertama, Kevin/Gideon ditantang mantan senior mereka di Pelatnas, Hendra Setiawan yang baru berpasangan dengan pemain veteran asal Malaysia, Tan Boon Heong. Setelah berhasil menyingkirkan pasangan beda negara tersebut, Kevin/Gideon menang mudah melawan pasangan tuan rumah non unggulan, Peter Briggs/Tom Wolfenden. 

Memasuki babak perempat final, Kevin/Gideon bertemu musuh bebuyutan mereka Chai Biao/Hong Wei. Secara peringkat pasangan Tiongkok tersebut memang unggul, namun berdasarkan rekor pertemuan keduanya, Kevin Gideon unggul 2-1. Pertandingan di babak semifinal ini cukup menegangkan karena Chai Biao/Hong Wei diprediksi akan bermain habis-habisan untuk membalas kekalahan mereka di dua pertemuan sebelumnya. Namun lagi-lagi kemenangan masih berpihak pada Kevin/Gideon dengan straight game

Meski lolos ke semifinal All England untuk pertama kalinya, Kevin/Gideon ternyata belum bisa bernafas lega. Di babak semifinal, Mads Pieler Kolding/Mads Conrad Petersen telah menunggu mereka untuk memperebutkan tiket menuju final. Pasangan Denmark ini tentu bukan lawan mudah bagi Kevin/Gideon. Setelah kalah di All England 2015, Kevin Gideon kembali takluk di ajang prestisius lainnya yakni Dubai World Superseries Finals. Kevin/Gideon menyerah atas pasangan peringkat 8 dunia tersebut dengan skor 12-21,19-21. 

Di babak semifinal yang kembali mempertemukan keduanya, pertandingan bulutangkis kelas dunia benar-benar tersaji di hadapan jutaan pasang mata yang menyaksikan All England 2017. Pertandingan berjalan sangat sengit, poin demi poin yang didapat pun sangat ketat. Kolding/Petersen bermain sangat rapi dan sulit untuk dimatikan. Set pertama bahkan berhasil diamankan pasangan yang dijuluki duo galah itu. Namun Kevin/Gideon benar-benar bermain on fire seolah tak ingin memberi kemenangan untuk ketiga kalinya pada Kolding/Peterson. Banyak rally panjang terjadi selama pertandingan yang menguras tenaga kedua pasangan. Rally-rally yang juga membuat penonton terbelalak hingga berteriak. Selain itu, banyak pula defense unik yang dipertontonkan masing-masing pemain terutama oleh si bocah ajaib, Kevin Sanjaya Sukamuljo. Bermain tiga game, Kevin/Gideon pun akhirnya berhasil revans dan melaju ke final. 

Berikut cuplikan pertandingan semifinal Kevin/Gideon vs Kolding/Peterson:





Kerja Keras Berbuah Manis, Kevin/Gideon Juara All England 2017

Tell you the truth, banyak kejutan demi kejutan terjadi di babak final All England 2017 untuk sektor ganda putra yang berlangsung Minggu malam. Bermain sangat agresif dan menekan sejak set pertama menghadapi Li Junhui/Liu Yuchen, Kevin/Gideon akhirnya naik podium sebagai juara All England. Selama jalannya pertandingan, Kevin/Gideon cukup merepotkan pasangan muda asal Tiongkok itu dengan gaya permainan mereka yang menyerang. Masih mengandalkan flick serve, placing bola yang cukup cerdik sehingga menyulitkan pengembalian lawan, smash kencang dan bertubi-tubi serta permainan di depan net yang cepat dan akurat memuluskan jalan mereka untuk mengakhiri pertandingan dengan dua game langsung tanpa balas. Kevin/Gideon hanya membutuhkan waktu 35 menit untuk memupuskan harapan Tiongkok merebut gelar kedua setelah pasangan ganda campuran mereka menang atas pasangan Malaysia. 

Cukup terharu juga menyaksikan winning moment mereka saat berhasil meraih gelar Superseries Premier di ajang All England 2017 untuk pertama kalinya. 

Saksikan cuplikan pertandingan final Kevin/Gideon vs Li Junhui/Liu Yuchen berikut:




Kado Ulang Tahun untuk Koh Sinyo

Gideon atau yang akrab disapa Sinyo berulangtahun yang ke-26 tepat saat menjalani laga kedua melawan pasangan tuan rumah pada 9 Maret lalu. Berbagai ucapan selamat serta dukungan terus mengalir dari para penggemar Kevin/Gideon dan pecinta bulutangkis tanah air. Tak sedikit pula yang mendoakan gelar juara bisa menjadi kado terindah di pertambahan usia Sinyo. Harapan itu pun akhirnya terwujud setelah Kevin/Gideon berhasil meraih gelar Superseries Premier pertama mereka di tahun 2017 di ajang All England. 





Selamat sekali lagi untuk Kevin/Gideon, semoga kemenangan yang diraih bisa membuat kalian lebih termotivasi untuk mewujudkan pencapaian-pencapaian yang lebih tinggi selanjutnya. Semoga tetap rendah hati dan selalu menjadi inspirasi untuk semua orang yang berani bermimpi, layaknya kalian yang tidak pernah berhenti bekerja keras untuk merealisasikan setiap mimpi itu. Terimakasih atas perjuangan kalian mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Bangga banget kalian bisa menggeser pasangan Malaysia, V Shem Goh/Wee Kiong Tan dari peringkat 1 dunia mulai minggu depan 😄




p.s: Jangan lupa update IG bareng priring cantik dari Birmingham ya! Piring mahal
tuh, dibelinya pakai keringat dan jumping smash. 

Hasil lengkap final All England 2017 bisa dilihat di sini

No comments:

Post a Comment