Tuesday, June 6, 2017

Tampil Mentereng di Sudirman Cup, Lalu Juara di Thailand Open, Mampukah Apriani Rahayu Raih Gelar di Negeri Sendiri?


Sumber Foto: okezone.com



Tak kurang dari sepekan, ajang Indonesia Open akan kembali dihelat. Kali ini dengan atmosfer yang sudah tentu berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sembari menanti tampilan baru Istora yang sedang direnovasi, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan dipilih sebagai tempat lahirnya juara-juara baru cabang olahraga tepok bulu di turnamen berhadiah 1juta USD itu. 


BCA Indonesia Open Super Series Premier akan berlangsung 12 hingga 18 Juni 2017 mendatang. Sebagai tuan rumah, Indonesia menargetkan satu gelar lewat pasangan ganda putra andalannya Kevin/Gideon. Namun tak menutup kemungkinan bila di sektor lain, Indonesia mampu memberi kejutan di luar target PBSI. Sektor lainnya yang dilirik untuk menyumbangkan gelar adalah tunggal putra dan ganda campuran. 

Selain di dua nomor tersebut, sektor ganda putri sebenarnya juga patut diperhitungkan setelah duet Greysia Polii/Apriani Rahayu tampil moncer di dua turnamen beregu campuran dan individu sebagai pasangan baru. Sosok Apriani Rahayu yang tampil mentereng saat membela Merah Putih di Sudirman Cup Mei lalu, disebut-sebut sebagai awal kebangkitan sektor ganda putri. Meski saat itu belum sukses menaklukkan pasangan Denmark peraih medali perak Olimpiade Rio 2016, penampilan Apriani cukup menuai pujian.


Usai menjadi penentu kemenangan di laga hidup dan mati melawan skuat Denmark di Australia, Apriani bertolak ke Negeri Gajah Putih untuk bertanding di Thailand Open 2017. Masih disandingkan dengan seniornya, Gresysia Polii, Apriani ditargetkan tembus semifinal. Namun sekali lagi, kegigihan alet 19 tahun itu di luar dugaan telah membawanya melampaui target dengan meraih tiket final. Menjalani laga pamungkas melawan pasangan tuan rumah, Greysia sukses membawa juniornya merasakan manisnya kemenangan. 


Kini, para pecinta bulutangkis tanah air tengah menantikan kejutan berikutnya dari sosok Apriani. Atlet yang dibesarkan klub Jaya Raya itu juga turun di Indonesia Open. Di laga perdana nanti, Greysia/Apriani sudah ditunggu pasangan Korea Chae Yoo Jung/Kim So Yeong. Lantas seberapa besar peluang mereka lolos dari babak 32 besar???

%%%

Mampukah Apriani Membalas Kekalahan dari Pasangan Korea di Indonesia Open 2015?

Tahun 2015 menjadi debut Apriani dalam turnamen Indonesia Open. Saat itu, ia bermain rangkap. Di nomor ganda campuran, Apriani berpasangan dengan Akbar Panji. Sementara di sektor ganda putri, Apriani berduet dengan Jauza Fadhila Sugiarto. Namun sayangnya, dari pertandingan di kedua nomor tersebut belum menghasilkan catatan yang menggembirakan. Bersama Akbar Panji, Apriani takluk di tangan pasangan Jerman pada babak kualifikasi. Sempat memetik kemenangan straight game dengan mengalahkan pasangan senegaranya di babak kualifikasi, Apriani dan pasangannya di ganda putri tak berhasil lolos ke babak pertama karena kalah di pertandingan selanjutnya. Menariknya, Apriani/Jauza kalah dari pasangan Korea Chae Yoo Jung/Kim So Yeong, yang saat itu juga harus melewati babak  kualifikasi. 

Indonesia Open 2017 semestinya menjadi peluang emas untuk membalas kekalahan dua tahun silam. Mengantongi gelar juara di Thailand Open 2017 pekan lalu, setidaknya dapat menjadi suntikan semangat bagi Apriani untuk mampu revans dari pasangan Korea terebut. Terlebih, kini ia dipasangkan dengan peraih medali emas Asian Games 2014 dengan pengalaman bertanding yang mumpuni. Bersama Greysia Polii, kesempatan untuk membidik gelar juara tentu masih terbuka lebar untuk seorang Apriani. 


No comments:

Post a Comment